Tampilkan postingan dengan label Rizka Fadlilah. Tampilkan semua postingan

8 Kejeniusan Steve Jobs, Pendidri Apple

8 Kejeniusan Steve Jobs

Masih membahas tentang Steve Jobs yang udah gak ada, sebenarnya gua masih gak percaya, tapi memang pada kenyataannya demikian!
Tadi gua baca berita di situs VIVANEWS.COM yang membahas tentang 8 Rahasia Kehidupan Steve Jobs , kalau lo mau baca bisa lihat disini .
Ternyata dia pernah di Drop Out dari sekolahnya,pernah bereksperimen untuk obat kejiwaan,dan dia juga adalah pengikut Budha! dan yang lainnya lo bisa baca sendiri.
Sekrang gua mau bahas tentang 8 Kejeniusan Steve Jobs yang gua baca di Tabloid PCplus edisi XI/13 - 28 September 2011 lalu. Mungkin sebagian dari kalian udah pernah baca, tapi mungkin juga sebagian belum baca, baik itu karna gak sempat atau juga mungkin gak punya tabloidnya, maklum juga seh gak banyak orang yang mau beli Tabloid tentang PC kalau bukan karna dia berkecimpung dalam dunia IT. Gua juga ngakuin itu, karna dulu semasa SMA gua lebih senang baca Tabloid Gosip dari pada tabloid Gadget atau PC.
so... Check this out!
1. Jangan Berhenti Belajar.
==> Pada tahun 1972 Jobs lulus dari Homestead High School di Cupertino lalu melanjutkan ke Reed College di Portland, Oregon, tapi keluar setelah satu semester. Meski Begitu, Jobs meneruskan beberapa kuliahnya disana (tanpa gelar), termasuk Kaligrafi, yang dikenangnya sebagai pelajaran yang paling mempengaruhi lahirnya desain Apple yang cantik - cantik.
2. PHK Bukan Akhir Dari segalanya!
==> Pada tahun 1976, Jobs mendirikan Apple bersama dengan beberapa rekan, tahun 1983 Jobs membujuk Jhon Sculley dari Pepsi-Cola untuk menjadi CEO Apple. Dua tahun kemudian Penjualan Apple merosot, keduanya menjadi tidak akur yang berujung pada pemecatan Jobs dari kepala divisi Macintosh.
3. Pilih Yang Sederhana.
==> Menurut Jobs sendiri, kesederhanaan adalah hal yang paling canggih! Ketika membuat suatu produk dia lebih sering bilang "tidak" dari pada "iya". Jobs anti dengan fitur yang hanya sekedar hiasan untuk mempercantik tetapi tidak penting.
4. Miliki Benak/Otak seorang Pemula.
==> Mengapa demikian? Hal ini diambilnya dari ungkapan dalam agama Budha, Cobalah melakukan pendekatan terhadap segala sesuatu dengan pikiran terbuka dan menyelaminya seperti itu adalah pengalaman pertama"
Miliki rasa ingin tahu yang tinggi, "Sangatlah menyenangkan mempunyai otak sang pemula!" Ungkap Jobs.
5. Hanya Yang Terbaik.
==> Apple yang telah berumur 35 tahun ini punya lebih dari 50 ribu karyawan, mencetak penjualan tahunan mendekati US$ 100 miliar, mencata pertumbuhan mencapai 60% pertahun, dan memproduksi produk yang laris manis setiap tahunnya. Dan Apple sanggu melakukan itu semua karena Jobs tidak mau menerima apa pun kecuali kesempurnaan! Meskipun karena itu dia dijuluki diktator perusahaan, toh Jobs sukses membawa Apple sebagai perusahaan tak terjangkau oleh kompetitornya.
6. Jeli Melihat Peluang.
==> Pixar si pembuat film animasi Toy Story, misalnya. Pada tahun 1986, sejenak setelah keluar dari Apple, Jobs membuat keputusan yang ternyata menjadi investasi paling menguntungkan baginya, berbekal US$ 5 juta, ia mengakuisisi para ahli komputer grafis yang dikumpulkan oleh George Lucas kedalam industrial Light & Magic Computer Division miliknya dan mengubah menjadi Pixar. Pada tahun 2006, Pixar dijual ke Walt Disney Co, senilai US$7.4 juta. Tidak hanya itu, Jobs ikutan duduk dikursi dewan komisaris Disney dan berhak atas bagian sahan tunggal terbesar Disney yakni 7 % benilai lebih dari US$ 3 miliar.
7. Berani Beda.
==> Toko retail Apple ada lebih 300 diseluruh Dunia, sayangnya belum hadir di Indonesia, bisa jadi contoh! Menurut Jay Elliot, pengarang buku "The Steve Jobs Way : Leadership for a new Generation", toko - toko tersebut tadinya dianggap sebagai resiko terbesar bagi perusahaan. Tapi Jobs sepertinya selalu melihat hal - hala dengan cara yang berbeda, dan berhasil membawa perbedaan - perbedaan itu menjadi kesukseasan terbesar!
Dan Perbedaan adalah Inovasi yang membedakan antara pemimpin dan pengikut, begitu kata Jobs.
8. Cintai apa yang kamu lakukan!
==> "Satu - satunya cara untuk melakukan sesuatu dengan hebat adalah dengan mencintai apa yang kamu lakukan! Jika kamu belum menemukannya, maka teruslah mencari, jangan hanya diam diposisi mu sekarang, seperti halnya semua urusan yang terkait dengan hati, kamu akan tahu apa itu ketika kamu menemukannya!" Begitulah petuah dari Jobs.
Itulah 8 Kejeniusan Steve Jobs yang bisa kita ambil contoh.
Selamat Jalan Steve Jobs, Dunia akan selalu merindukan sosok sepertimu.

5 Pulau Terbesar di Indonesia

5 Pulau Terbesar di Indonesia

Republik Indonesia
5 Pulau Terbesar di Indonesia – Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di Dunia yang memiliki puluhan ribu pulau. Menurut CIA world Factbook, Indonesia memiliki luas wilayah 1,904,569 km2 dengan jumlah pulau sebanyak 17,508 pulau. 3 pulau diantaranya dibagi menjadi dua atau tiga wilayah negara. Pulau Papua yang merupakan pulau terbesar kedua di dunia ini dibagi menjadi 2 wilayah Negara dimana bagian baratnya dikuasai oleh Indonesia dan bagian Timur dikuasai oleh Papua Nugini. Pulau Timor juga dibagi menjadi 2 wilayah yang bagian baratnya merupakan salah satu Provinsi Indonesia yaitu Nusa Tenggara Timur dan bagian timurnya adalah Negara Timor Leste. Sedangkan Pulau Kalimantan dikuasai oleh 3 Negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Daftar 5 Pulau Terbesar di Indonesia

Berikut ini adalah 5 (lima) pulau terbesar di Indonesia beserta luas wilayah dan provinsi-provinsi yang terletak di pulau tersebut serta jumlah penduduknya :

Pulau Papua
Pulau Papua

Sebutan lain                       : New Guinea
Luas Wilayah                      : 786.000 km2 (termasuk wilayah Papua Nugini)
Puncak Tertinggi               : Puncak Jaya
Ketinggian Tertinggi        : 4.884 m
Jumlah Penduduk            : 3.593.903 jiwa (hanya data penduduk Indonesia)
Provinsi                               :
– Papua
– Papua Barat

Keterangan                        : Bagian Barat wilayah NKRI, Bagian Timur wilayah Negara Papua Nugini

Pulau Kalimantan
Pulau Kalimantan (Borneo)

Sebutan lain                       : Borneo
Luas Wilayah                      : 743.330 km2 (termasuk wilayah Malaysia & Brunei)
Puncak Tertinggi               : Kinabalu
Ketinggian Tertinggi        : 4.095 m
Jumlah Penduduk            : 13.787.831 jiwa (hanya data penduduk Indonesia)
Provinsi                               :
– Kalimantan Barat
– Kalimantan Tengah
– Kalimantan Selatan
– Kalimantan Timur
– Kalimantan Utara

Keterangan                        : Bagian Selatan wilayah NKRI, Bagian utara wilayah Malaysia dan Brunei.

Pulau Sumatera
Pulau Sumatera

Sebutan lain                       : Andalas
Luas Wilayah                      : 443.065 km2
Puncak Tertinggi                : Kerinci
Ketinggian Tertinggi           : 3.805 m
Jumlah Penduduk               : 50.630.931 jiwa (statistik BPS tahun 2010)
Provinsi                               :
– Aceh
– Sumatera Utara
– Sumatera Barat
– Riau
– Kepulauan Riau
– Jambi
– Sumatera Selatan
– Kepulauan Bangka Belitung
– Lampung
– Bengkulu.

Pulau Sulawesi
Pulau Sulawesi

Sebutan lain                       : Celebes
Luas Wilayah                      : 174,600 km2
Puncak Tertinggi                : Rantemario
Ketinggian Tertinggi           : 3.478 m
Jumlah Penduduk               : 17.371.782 jiwa (statistik BPS tahun 2010)
Provinsi                               :
– Sulawesi Utara
– Sulawesi Barat
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Selatan
– Sulawesi Tenggara
– Gorontalo

Pulau Jawa
Pulau Jawa Indonesia

Sebutan lain                       : Java
Luas Wilayah                      : 126.700 km2
Puncak Tertinggi                 : Semeru
Ketinggian Tertinggi            : 3.676 m
Jumlah Penduduk                : 136.610.590 jiwa (statistik BPS tahun 2010)
Provinsi                               :
– Banten
– DKI Jakarta
– Jawa Barat
– Jawa Tengah
– Jawa Timur
– Yogyakarta

Catatan :
  • Data Jumlah Penduduk pada Pulau yang bersangkutan merupakan gabungan data jumlah penduduk Provinsi didalamnya dan berdasarkan data Statistik BPS Indonesia Tahun 2010.
Sumber : http://ilmupengetahuanumum.com/5-pulau-terbesar-di-indonesia/

Fakta Menarik tentang Mendung

MENDUNG TAK BERARTI HUJAN, TAPI LAHIRNYA BINTANG BARU

MENDUNG, TAK BERARTI HUJAN, TAPI LAHIRNYA BINTANG

Tidak ada atmosfer di ruang angkasa. Artinya, tidak ada cuaca; tidak ada angin sepoi-sepoi, tidak ada hujan deras, dan pastinya tidak ada salju… tapi, ada awan di sana. Nebula adalah awan gas dan debu di ruang angkasa. ‘Nebula’ sendiri sebetulnya bahasa Latin dari kata ‘awan’. Ada bermacam-macam jenis awan: ada yang berasal dari sisa-sisa bintang mati, ada juga yang merupakan tempat lahirnya bintang

Dua jenis awan tadi bahkan bisa dilihat di foto keren ini: nebula emisi dan nebula refleksi.

Daerah pembentukan bintang, NGC 6559, mempunyai dua jenis nebula sekaligus, yaitu nebula emisi (bagian yang berwarna merah) dan nebula refleksi (bagian yang berwarna biru). Kredit: ESO.
Objek warna-warni ini dinamai NGC 6559. Nebula tersebut utamanya tersusun dari hidrogen, bahan baku untuk membuat bintang. Ketika suatu area di dalam nebula semacam ini sudah cukup mengumpulkan materi, area ini akan runtuh ke dalam akibat gravitasinya sendiri. Lalu, ia pun menjadi panas dan semakin panas hingga akhirnya reaksi fusi pun terjadi. Artinya, atom-atom hidrogen berfusi (bergabung) membentuk atom helium. Proses ini melepaskan energi, yang membuat bintang bersinar. Maka, lahirlah sebuah bintang.

Mengenal PETER HIGGS Pencetus " PARTIKEL TUHAN"

MENGENAL PETER HIGGS PENCETUS " PARTIKEL TUHAN"

 


Lahir di Newcastel 29 Mei  tahun 1929, Higgs sudah jatuh cinta dengan fisika semenjak remaja.  Masa kecil sering berpindah kota. Mengikuti ayahnya yang berprofesi sebagai teknisi suara di radio BBC. Didera sejumlah penyakit, lalu sering berpindah kota itu, sekolahnya memang sempat berantakan.
Beruntung Higgs kemudian memilih menetap bersama ibunya. Di sebuah kota kecil bernama Bristol. Sedang sang ayah tinggal di Bedford.  "Ibu mendorong saya untuk maju. Sedangkan ayah, dia hanya takut berhadapan dengan tanggung jawab memelihara anak," kata Higgs tentang ayah ibunya.
Jatuh cinta dengan fisika sudah terlihat ketika dia  bersekolah di Cotham Grammar School. Apalagi fisikawan Paul Dirac adalah alumni sekolah tersebut. Dirac yang dianggap sebagai bapak mekanika kuantum ini rupanya sangat menginspirasi Peter Higgs.
Menapaki jejak Dirac, Higgs pun mulai menceburkan diri  dalam fisika teoritis. Dia sangat bersemangat.  Rajin belajar dan membaca buku. "Ini tentang memahami, memahami dunia," ujar Higgs dengan antusias.
Sekolahnya sempat berantakan. Sebab perang berkecamuk. Bristol luluh lantak dihujani bom tentara Jerman. "Hal pertama yang saya lakukan saat tiba di sekolah itu adalah mematahkan tangan kiri saya setelah jatuh akibat bom," kisah Higgs mengenang. Higgs juga terpisah dari keluarganya hingga perang berakhir.
Di umur 17 tahun, Higgs kemudian masuk ke City of London School. Dia mengambil jurusan Matematika. Higgs tidak tertarik melanjutkan kuliah di Oxford atau Cambridge. Dia beralasan, "Itu merupakan tempat orang kaya untuk bersenang-senang dan menghabiskan waktu,” kata Higss. Jika ingin serius soal universitas, lanjutnya, Anda harus kuliah di tempat lain.
Higgs kemudian kuliah di King's College, London. Lulus dari kampus itu menjadi dosen di Universitas Edinburgh. Saat menjadi dosen itulah, Higgs tertarik dengan misteri: mengapa benda di sekitar kita memiliki berat atau massa.
Pertanyaan itu terus berputar di benak. Suatu hari, ketika sedang menghabiskan liburan di Cairngorms, sebuah kawasan pegunungan di wilayah timur Dataran Tinggi Skotlandia, Higgs mengutak-atik soal teori medan yang tak tampak dan partikel itu.
Higgs lalu melakukan serangkaian penelitian. Hasil penelitian itu dikemas dalam tulisan ilmiah. Tulisan itu dikirim ke jurnal ilmiah "The Phsysics Letters".  Sayang tulisan itu ditolak mentah-mentah para editor.
Lebih menyakitkan lagi, editor jurnal ilmiah yang dikelola oleh Organisasi Eropa untuk Penelitian Nuklir (CERN) itu menyebut temuan Higgs secara jelas tidak memiliki relevansi dengan fisika. "Ketika itu dia (Higgs) hanya berpikir, 'Sudahlah, mereka tidak memahami itu'," kisah ilmuwan yang menjadi kolega Peter Higgs, Alan Walker.
Bukan hanya ditolak jurnal ilmiah bergengsi, Higgs juga sering di ejek para sahabat. Banyak kolega yang mengira dia seorang idiot, karena mengutak-atik teori medan kuantum, yang dianggap sudah kuno. Tapi dia tidak menyerah. Terus melakukan penelitian.
Sejumlah ilmuwan juga mengembangkan teori yang serupa dengan Higgs. Antara lain Robert Brout dan Francois Englert. Temuan mereka ini yang kemudian dimuat di jurnal “Physical Review Letters”. Para ilmuwan itu sepakat menamakan medan tak tampak beserta partikel itu dengan sebutan,"mekanisme Higgs".
Lantaran namanya melekat di sejumlah artikel ilmiah itu, Higgs kemudian diundang para ilmuwan di Institute for Advanced Study. Maret 1966.
Peter Higgs mengaku cemas saat pertama kali menginjakkan kaki di Institute for Advanced Study. Institusi yang terletak tidak jauh dari Universitas Princeton, New Jersey, Amerika Serikat ini merupakan pusat riset paling bergengsi, khususnya untuk riset teoritis.
Sejumlah ilmuwan besar, seperti Albert Einstein, penemu komputer Alan Turing, dan J. Robert Oppenheimer, pernah  lama di institusi itu. Sedangkan Higgs dipanggil ke sana hanya untuk menguji teori fisika yang dikembangkannya dan mengusik para ilmuwan itu.

Higgs diminta untuk menjelaskan teori itu di hadapan sejumlah ilmuwan fisika kelas dunia. Meski dilanda cemas dan panik, Higgs tidak ingin kehormatan itu sia-sia. Apalagi dua tahun sebelumnya, Higgs merasa mendapat penolakan atas temuannya itu.
Dan memang benar. Dalam ujian itu teorinya dipreteli para fisikawan ternama itu. Serangan umumnya kedua hal: tentang medan tak tampak dan partikel pemberi massa. Hebatnya dia menjawab semua pertanyaan itu dengan tangkas dan memukau.
Dan Higgs sungguh lega. Pada catatan akhir, tidak satu pun fisikawan di Institute for Advanced Study yang melihat cacat pada teori yang ditemukannya itu. Dia pulang dengan puas hati.
Tapi teori  yang ditulis Higgs itu belum bisa dibuktikan. Sebab, partikel dan medan tak tampak ini merupakan wilayah yang sungguh kecil. Sulit 'dilihat', bahkan dengan dengan bantuan teknologi tercanggih saat itu. Jadilah teori Higgs ini menjadi salah satu misteri yang belum terpecahkan bagi sains modern.
Empat puluh delapan tahun kemudian -- sesudah dicetuskan pertama kali tahun 1964 -- hipotesa yang diajukan Higgs terbukti. Jika sebelumnya editor jurnal ilmiah dari CERN menolak teori Higgs, kali ini CERN juga yang berhasil membuktikan teori itu.
Dengan memanfaatkan laboratorium pemecah partikel raksasa Larga Hadron Collider (LHC), para ilmuwan ini menemukan partikel yang memiliki massa sekitar 125-126 GeV (Gigaelectronic Volts, atau satuan energi setara miliaran electron volts).
Peter Higgs menangis. Ilmuwan pemalu ini tidak menyangka bahwa dia masih hidup ketika teori itu menemukan kebenarannya.
"Saya tidak pernah memimpikan ini selama 48 tahun, sebab banyak hal yang harus saya lakukan dalam hidup. Tapi awalnya, saya tidak menyangka bahwa saya masih hidup saat ini terjadi," kata Peter Higgs.
Atheis Pengkritik Israel


Sejak dicetuskan 1964, mekanisme Higgs ini tidak begitu memikat  perhatian. Hanya dibicarakan di kalangan ilmuwan. Teori itu baru menarik perhatian publik berkat Leon M. Lederman, peraih Nobel Fisika yang menulis buku berjudul "The God Particle: If the Universe is the Answer, What is the Question?".
Dalam buku terbitan 1993, peneliti Fermilab itu mengaku memberi sebutan "Partikel Tuhan" sebab partikel ini sangat utama dalam memahami ilmu fisika saat ini.
"Sangat krusial untuk memahami struktur materi, tapi begitu sulit untuk ditemukan," kata Lederman. "Lagipula", Lederman melanjutkan, "penerbit tidak mungkin memberi judul buku ini 'Goddamn Particle' (partikel terkutuk)," kelakar ilmuwan yang memang dikenal humoris ini.
Tapi Peter Higgs tidak suka dengan istilah “partikel Tuhan” ini. Meski mendeklarasi sebagai seorang atheis, Higgs sadar betul bahwa penamaan ini bersifat ofensif terhadap orang beragama.
 "Saya harus menjelaskan kepada orang-orang bahwa itu adalah lelucon. Saya seorang atheis, tapi saya tidak bisa menganggap enteng dengan pemberian nama yang tak perlu dan bersifat ofensif kepada mereka yang religius," tutur Higgs.
Tak hanya itu, Higgs pun merasa risih dengan namanya yang melekat pada mekanisme dan partikel yang dicetuskan. Higgs sadar bahwa nama peneliti Belgia yang juga ikut mencetuskan, Robert Brout, Francois Englert, seharusnya juga berhak menyandangkan nama mereka di partikel dan medan tak tampak itu. Meski begitu Brout dan Englert mengaku tak keberatan dengan melekatnya nama Higgs itu.
Higgs memang dikenal sebagai seorang yang rendah hati dan memiliki prinsip yang humanis. Meski mengembangkan fisika yang terkait dengan nuklir, Higgs masih dikenal sebagai aktivis untuk kampanye pelucutan senjata nuklir.
Selain itu, Higgs juga pernah menolak datang saat dia diberi penghargaan Wolf Prize bidang Fisika, tahun 2004 silam. Alasannya sederhana, Higgs tak ingin terbang ke Yerussalem dan menghadiri acara kenegaraan Israel yang dihadiri Presiden Israel saat itu, Moshe Katsav.  Dan ini merupakan bentuk protes Higgs terhadap aksi Israel di Palestina
Penemuan Partikel Higgs boson, yang sering disebut juga Partikel Tuhan.
Hari masih terang tanah, tapi  di markas Center for Nuclear Research (CERN) di Jenewa, Swiss kesibukan sudah dimulai, Rabu 4 Juli 2012 lalu. Ribuan ilmuwan antri panjang sambil menahan kantuk. Mereka harus bangun pukul 05.00, untuk mendapatkan tiket kursi  di auditorium.
Perjuangan itu tampaknya setimpal. Yang hendak disaksikan adalah satu presentasi penelitian kolosal, melibatkan 3.000 ilmuwan dari 40 negara. Tim itu terbagi dua, dipimpin Joe Incandela dan Fabiola Gianotti, yang bereksperimen terpisah di Large Hadron Collider –A Toroidal LHC Apparatus (ATLAS), dan Compact Muon Solenoid (CMS).
Mereka akan mengumumkan temuan sebuah partikel baru, yang memiliki massa sekitar 125-126 gigaelectronvolts (GeV). Itu artinya, sekitar 130 kali lebih berat proton yang menjadi inti dari setiap atom.
Ini sungguh pencapaian sulit, dan tentu saja mahal. Penelitian itu memakai Large Hadron Collider (LHC), pemercepat partikel sepanjang 27 kilometer, terkubur di bawah tanah di perbatasan Prancis dan Swiss. Dibangun dengan dana US$10,5 miliar, alat itu dipakai untuk menciptakan kembali kondisi setelah Big Bang, ledakan mahabesar, yang diduga sebagai awal penciptaan alam semesta.

 “Sebagai manusia awam, saya akan mengatakan, kami telah menemukannya,” kata Direktur Jenderal CERN, Rolf Heuer.  Meski tak memastikan, dan hanya menyebut partikel yang temukan adalah boson,  para ilmuwan yakin 99,999 %, partikel baru itu konsisten dengan apa yang selama ini mereka cari: Higgs boson.

Tepuk
tangan pun pecah.  Sejumlah orang menangis haru. Seorang pria separo baya mengelap matanya yang basah dengan tisu.  Dia adalah Peter Higgs. Hari itu, penantian panjangnya selama 48 tahun berakhir. 

“Aku tak pernah memimpikan ini akan terwujud saat aku masih hidup,” kata Profesor dari University of Edinburgh itu seperti dimuat Guardian. Maklum, usianya sudah senja, 83 tahun.  “Aku harus meminta keluargaku menaruh sampanye dalam kulkas. Untuk merayakannya.”

Higgs tak menyangka, buah pikirannya pada 1960-an, partikel yang menyandang namanya, yang dianggap tak masuk akal, akhirnya terwujud, atau setidaknya mendekati kenyataan.   Ilmuwan pendiam dan pemalu yang nyaris terlupakan, mendunia sebagai penemu teori  "partikel Tuhan".

Higgs boson dianggap bertanggung jawab memberikan massa  pada setiap materi. Ia adalah kunci membuka misteri alam semesta: bagaimana materi  menyatu untuk membentuk galaksi, bintang, planet. Juga manusia.

Meski secara teoritis terbukti, tapi mewujudkan Higgs boson sungguh pelik. Tak semua ilmuwan percaya. Termasuk ilmuwan tenar dan kontroversial, Stephen Hawking.  Penemuan Higgs boson membuatnya kalah taruhan. Konsekuensinya, ia harus menyerahkan US$100 kepada fisikawan University of Michigan Godon Kane, sang pemenang.
Memang, sejak lama Higgs dan  Hawking berdebat soal ini. Kalah dan salah pun, Hawking tetap jantan. Ia mengaku bangga atas penemuan itu. "Ini adalah penemuan sangat penting, Peter Higgs harus mendapat Nobel," kata dia.
Tak terkait Tuhan

Penemuan Higgs boson itu menuai pujian. Bahkan ada yang bilang, ia setara prestasi manusia menginjakkan kaki di Bulan, atau saat Christopher Columbus menemukan Amerika. Tapi, bagi awam, ada tanda tanya besar. Apa sebenarnya Higgs boson? Mengapa ia disebut “partikel Tuhan”?
Soal ini, Peter Higgs menjelaskan, Higgs boson sama sekali tak ada hubungannya dengan Tuhan. Apalagi – seperti tuduhan sejumlah orang – berusaha menegasikan keberadaan-Nya sebagai pencipta alam semesta.
“Istilah itu juga sama sekali tak ada hubungannya denganku. Hanya semacam plesetan,” kata dia dalam konferensi pers di University of Edinburg, Jumat 6 Juli 2012, seperti dimuat Xinhua.
Ada kisah unik di balik istilah yang mengelitik itu. Istilah “partikel Tuhan” dikenal sejak 1993, dari  buku yang berjudul “The God Particle: If the Universe is the Answer, What is the Question?” karya penerima Nobel bidang Fisika, Leon M. Lederman.
Higgs menceritakan, awalnya sang penulis memberi nama partikel itu “Goddamn particle” alias “partikel terkutuk”, saking sulitnya untuk ditemukan. Namun, editor tak berkenan, dan mengubahnya menjadi “God particle” alias “partikel Tuhan”. “Istilah itu tidak digunakan para fisikawan, namun menarik bagi umum,” kata Higgs.
Tapi gara-gara istilah itu, proyek pencarian partikel yang makan dana besar mendapat perhatian dunia. Istilah “partikel Tuhan” terdengar lebih seksi, dan menggelitik dari pada “Higgs boson”.
Meski atheis, Higgs  mengaku tak suka dengan istilah “partikel Tuhan”. Sebab, “bisa menyinggung perasaan orang beragama.”
Seperti dimuat situs CSN, astronom Vatikan, bruder  Guy Consolmagno menyambut baik penemuan Higgs boson untuk menguak rahasia alam semesta. "Ini mengindikasikan, bahwa ada realitas lebih dalam, lebih kaya, lebih aneh, dari kehidupan kita sehari-hari”, kata dia. Meski, ia mengakui, partikel subatomik ini tak ada kaitannya dengan teologi atau pewahyuan.
Rahasia penciptaan
Higgs boson adalah keping terakhir dari puzzle untuk melengkapi Model Standar Partikel Elementer, salah satu teori yang paling sukses untuk menjelaskan bagaimana partikel dasar berinteraksi dengan gaya-gaya fundamental. Sekaligus memahami asal usul alam semesta, bagaimana ia berkembang, dan bagaimana manusia ada hingga saat ini.

Untuk memahami Model Standar, kita harus mengetahui fisika didasarkan pada konsep empat gaya di alam: elektromagnetik, gaya kuat,  gaya lemah, dan gravitasi.


Apa saja partikel itu? Model Standar menyatakan, materi terdiri dari partikel kecil yang disebut fermion. Fermion terdiri dari quark dan lepton.  Ada juga boson, yakni partikel perantara interaksi antar materi. Tiap boson membawa gaya sendiri --gluon membawa gaya kuat, foton membawa gaya elektromagnet W,  Z boson membawa gaya lemah, dan graviton membawa gaya gravitasi.  Partikel terakhir, yakni Higgs boson yang berperan menentukan massa.  Kecuali Higgs boson, semua partikel dalam Model Standar sudah ditemukan

Bersandar pada hukum distribusi statistik kuantum Bose-Einstein, hasil kolaborasi fisikawan India, Satyendra Bose dan Albert Einstein, Peter Higgs pada 1960-an mencetuskan teori yang menuntut adanya partikel subatom dari suatu medan (field) yang memberikan massa ke partikel dasar – yang kelak disebut Higgs boson.

Begini cara kerjanya: partikel tak bermassa seperti foton memang tidak berinteraksi dengan medan Higgs,  tetapi partikel lain semacam elektron dan quark berinteraksi dengan medan itu menghasilkan massa sesuai sifat interaksinya. Semakin besar interaksi partikel, makin besar massanya.

Dari mana muncul nama Higgs boson? Medan Higgs ini terdiri dari kuanta partikel berjenis boson – itu sebabnya dinamai Higgs boson, yang memiliki ciri, massanya diprediksi berada diatas 100 Giga eV atau lebih dari 100 kali massa proton.

Lucunya, saat mengirimkan makalah berisi hipotesanya ke jurnal  Physics Letters tahun 1964 silam, Higgs sama sekali tak menyebut soal partikel itu. Akibatnya, para editor jurnal yang notabene fisikawan ternama menolaknya.

Kemudian Peter Higgs menambahkan paragraf kecil tentang partikel yang dimaksud, karena terlanjur sakit hati, ia mengirimkan revisi makalahnya itu ke jurnal saingan, Physical Review Letters, yang menerimanya senang hati. Sebagai fisikawan pertama yang menyebutnya, partikel itu menyandang namanya.

Lalu apa hubungannya dengan pembentukan alam semesta?

Pada 13,7 miliar tahun lalu, sesaat setelah dentuman terjadi (Big Bang), semesta yang panas terisi oleh hamparan partikel. Tanpa kehadiran Higgs boson, maka quarks tidak akan terkombinasi membentuk proton atau neutron. Kemudian, proton dan neutron pun tak akan terkombinasi dengan elektron membentuk atom. Tanpa atom, maka molekul dan materi pun tidak akan terbentuk. Atau dengan kata lain: tak ada galaksi, tak ada bintang, tak ada planet, tak ada kehidupan di muka Bumi.

Michael Tuts, Profesor Fisika dari Columbia University yang terlibat dalam penelitian tim ATLAS mengatakan, masih perlu sejumlah pembuktian untuk menyatakan bahwa itu adalah Higgs boson. Kendati demikian, partikel berat itu dinyatakan memiliki karakteristik "partikel Tuhan".

Katakanlah Higgs boson telah ditemukan, lalu apa?

"Ini pertanyaan serius yang layak mendapat jawaban serius,” kata dia seperti dimuat Huffington Post. Salah satu penjelasan, Tuts menambahkan, bahwa Higgs boson melengkapi model standar partikel elementer. Ia akan membantu menjawab rahasia besar penciptaan, termasuk dari mana manusia berasal.

Ini, bagi sebagian awam, mungkin akan dilihat sebagai penelitian “kurang kerjaan”. Apa pentingnya penelitian menguras jutaan dolar di tengah Eropa yang lagi sulit itu?

Tuts berpendapat penelitan itu sangat penting. "Jika Anda menanyakan apakah  penemuan partikel ini akan membuat hidup manusia lebih baik dalam waktu cepat, taruhlah besok atau 10 tahun mendatang, jawabannya kemungkinan besar tidak,” kata dia. "Tapi bagaimana dengan 20, 50, atau 100 tahun lagi? Untuk saat itu, aku sangat yakin bahwa berdasarkan bukti sejarah, jawabannya ya."

Sejarah, dia menambahkan, mengajarkan bahwa riset fundamental adalah batu pijakan penting bagi masa datang. Di awal 1900-an, tak banyak orang punya gambaran bagaimana mekanika kuantum menjadi landasan bagi teknologi saat ini. Atau bagaimana teori relativitas Einstein menjadi sangat penting, misalnya dalam sistem GPS.

Penjelasan lebih sederhana adalah listrik. Tak ada yang menyangka, percobaan dengan cara menggosokkan benda tertentu,  untuk menghasilkan gaya magnet dan listrik misterius pada tahun 1600 sampai 1700-an menjadi dasar bagi sebuah energi luar biasa, yang kini bisa membuat manusia repot tanpanya.

“Justin Bieber”
Teori Higg boson ini memang njelimet. Para ilmuwan juga berusaha menjelaskannya sesederhana mungkin. Memakai analogi, dari Margaret Thatcher, kolam renang, juga jerapah.

Martin Archer,  fisikawan dari Imperial College, London, punya cara unik menjelaskan cara kerja Higgs boson, dia memakai analogi Justin Bieber. Begini: ada sebuah ruangan penuh manusia, ketika seseorang tak dikenal memasuki ruangan itu, ia bisa lewat dengan mudah. Lain halnya jika yang lewat itu adalah Justin Bieber, sang superstar.  Pastinya, ia langsung dikerumuni orang-orang, terutama para gadis muda.

Akibatnya, Bieber akan sulit bergerak , para gadis pemujanya itu memperlambat jalannya. Makin dia lambat bergerak, penggemarnya itu akan makin berusaha mendekat. “Kami pikir kami telah menemukan gadis-gadis remaja itu,” kata Archer kepada CNN.

Nobel, buat siapa?

Penemuan jejak Higgs Boson adalah kabar baik yang lama ditunggu bagi para fisikawan. Tapi bagi Komite Nobel, itu memicu sakit kepala berat.

Sebab, penemuan -- atau taruhlah, nyaris ditemukannya Higgs boson adalah prestasi besar yang layak penghargaan Nobel. Masalahnya, siapa yang berhak menerimanya.

Umumnya, Nobel kategori sains biasanya diberikan pada maksimal tiga orang yang paling berkontribusi penting.  Sementara, partikel baru ini hasil usaha ribuan orang di CERN.  Belum lagi ada enam fisikawan berjasa membangun teorinya; Robert Brout dan François Englert dari Free University of Brussels. Brout meninggal pada 1964, itu artinya haknya mendapat Nobel gugur.

Kemudian, Peter Higgs, yang dalam makalah keduanya menyebut eksplisit pentingnya sebuah partikel baru, diberi nama Higgs boson pada 1972.

Ada juga kelompok yang terdiri dari dua peneliti AS, Dick Hagen dan Gerry Guralnik, dan ilmuwan Inggris, Tom Kibble. Jadi ada lima fisikawan ternama masih hidup yang bisa mengklaim Nobel.  Jika benar, partikel ditemukan CERN adalah Higgs boson, tentu saja Peter Higgs paling berhak menerima Nobel. Tapi,  bagaimana dengan empat lainnya?

Higgs sendiri dengan rendah hati mengatakan ia bukan satu-satunya yang berjasa. Ada ribuan ilmuwan dari banyak negara bekerja keras, di tengah spekulasi dan ketidakpastian. "Dari China, Jepang, India. Ada banyak negara."

Perdebatan tak sampai di situ.  India mengingatkan pada dunia, bahwa Higgs boson juga menyandang nama seorang ilmuwan lain. Sehari setelah pengumuman CERN, biro pers negara itu mengeluarkan rilis berjudul "Satyendranath Bose: Higgs-Boson's Forgotten Hero" atau "Satyendranath Bose: pahlawan Higgs boson yang terlupakan".

Bose adalah fisikawan India era kolonial, yang bekerja bersama Albert Einstein, untuk memahami perilaku partikel subatomik yang kemudian dijuluki boson.

Tak hanya India, Pakistan juga merasa diabaikan. Sebuah artikel dipublikasikan Express Tribune mengungkap peran fisikawan Abdus Salam, bekerja sama dengan dua ilmuwan Amerika Serikat -- Steven Weinberg dan Sheldon Glashow. Mereka mengembangkan teori elektrolemah yang menyatukan dua dari empat gaya fundamental. Pekerjaan mereka membantu menyelesaikan Model Standar, dimana Higgs boson adalah bagian akhir untuk diteliti. Atas kerja kerasnya, trio itu memenangkan Nobel Bidang Fisika 1979.

Tapi, sejumlah ilmuwan mengatakan peran keduanya dalam penemuan Higgs boson lemah. “Bose adalah fisikawan besar, yang sayangnya tak sempat mendapat Nobel,” kata Frank Close dari University of Oxford seperti dimuat situs sains Newscientist. Namun, ia menambahkan, karya Bose secara tidak langsung mendasari penemuan yang diumumkan pekan lalu.  Sementara, Salam, “tidak pernah mengklaim Higgs boson.”

Close menambahkan, di luar Peter Higgs yang berhak mendapat pengakuan adalah Tom Kibble. Dia kolega Higgs, yang bekerja sama di tahun 1964, dan berjasa memberi gambaran tentang partikel subatomik. “Kebetulan, dia lahir di India.”

Memang, bagi para fisikawan, Salam dan Bose adalah 'raksasa'. “Ini adalah bukti, ilmu melampaui perbedaan yang sejatinya tak berarti seperti ras, kebangsaan, dan agama,” ujar Jim Al-Khalili, fisikawan dari University of Surrey, Inggris. Partikel baru diduga Higgs boson lahir dari ribuan tangan dari berbagai latar belakang, dan agama.  Termasuk oleh Peter Higgs, seorang atheis.
Sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/Peter_Higgs
http://viva.co.id/

Read more at http://info-biografi.blogspot.com/2012/09/biografi-peter-higgs-pencetus-teori.html#IfGyFQVGmuiDsXYa.99

Pantai Balekambang, Malang, Jawa Timur

Pantai Balekambang, Malang, Jawa Timur

Pantai Balekambang Malang ini terletak di Kabupaten Malang tepatnya di desa Srigoco Kecamatan Bantur yang jaraknya kurang lebih 50 km dari Kepanjen dan 65 km ke arah selatan dari kota Malang Jawa Timur. Sama seperti di pantai Papuma Jember pada postingan sebelumnya untuk akses menuju pantai Balekambang Malang anda hanya bisa menggunakan kendaraan pribadi atau motor, atau jika terpaksa anda bisa menyewa kendaraan dari Kepanjen Malang. Mungkin kedepannya akan ada pembangunan dari dinas pariwisata setempat untuk mengembangkan daerah wisata ini.
Pantai Balekambang Malang Jawa Timur - Bromotravelguide

Pantai Balekambang memang menjadi salah satu tujuan wisata di Jawa Timur yang difavoritkan di Malang setelah Pulau Sempu dan Gunung Bromo di Probolinggo Jawa Timur. Banyaknya wisata pantai khususnya di daerah selatan pulau Jawa menjadikan keunikan tersendiri bagi objek wisata pantai Balekambang Malang ini, hal ini dikarenakan hampir mirip dengan Tanah Lot di Bali.

Pesona Pantai Balekambang Malang

Pantai Balekambang ini memiliki sejuta pesona yang tidak kalah dengan wisata-wisata pantai di Jawa Timur. Selain suasananya yang masih asri, juga pantai Balekambang ini begitu terawat dan kelihatan bersih. Dengan pantai yang dangkal anda bisa bermain-main dengan air bersama keluarga.
Pantai Balekambang Malang Jawa Timur - Bromotravelguide

Dengan pantai yang membentang sepanjang 2 kilometer dengan lebar 200 meter daerah ini dipenuhi dengan berbagai macam karang laut dan terkadang ketika air surut anda bisa melihat berbagai macam ikan hias dan bio laut yang berkerumun. Deburan ombak pantai yang tidak terlalu besar membuat hati anda akan semakin rilek dan menikmati alam dengan nyaman.

Dari lepas pantai anda bisa melihat 3 buah pulau berjajar ke arah barat yang begitu menawan yang masing-masing mempunyai nama yaitu pulau "Ismoyo", pulau "Anoman" dan pulau "Wisanggeni". Pulau Ismoyo dihubungkan dengan jembatan sepanjang 100 meter dari bibir pantai dan di atasnya terdapat sebuah pura yang diberi nama "Amerta Jati". Pura ini tidak seperti halnya pura di Bali, karena dipengaruhi oleh candi-candi jaman Majapahit yang banyak terdapat di Malang.
Pura Amerta Jati Pantai Balekambang Malang Jawa Timur - Bromotravelguide

Ada yang menarik di balik kisah pura "Amerta Jati". Pura Amerta Jati atau Pura Ismoyo dibangun tahun 1985 atas prakarsa Bupati Malang Edi Slamet. Didesain mengikuti Pura Tanah Lot yang terkenal di Bali, pura ini juga merupakan tempat suci bagi umat Hindu dan sering digunakan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan keagamaan. Saat hari-hari besar umat Hindu, pura ini akan terasa sangat ramai. Warga setempat yang masih memegang tradisi biasa menggelar upacara "Suroan" dan upacara "Jalanidha Puja". Jika sempat, Anda bisa berkunjung ke pantai ini di saat bulan Suro. Biasanya pada bulan ini Pantai Balekambang ramai didatangi wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Upacara adat Pantai Balekambang Malang Jawa Timur - Bromotravelguide

Selain event di atas, pantai Balekambang Malang ini sangat menawan pada saat sunset tiba. Kecantikan dan pesonanya semakin spektakuler saat Matahari terbenam di balik cakrawala dan menyuguhkan siluet pura berlatar langit senja berwarna kuning keemasan
Sunset di Pantai Balekambang Malang Jawa Timur - Bromotravelguide
Sumber : http://bromotravelguide.blogspot.com/2014/05/pantai-balekambang-malang.html

Apa itu Instagram?

Instagram 


adalah sebuah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil foto, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri.[1] Satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan polaroid. Hal ini berbeda dengan rasio aspek 4:3 yang umum digunakan oleh kamera pada peranti bergerak.
Instagram dapat digunakan di iPhone, iPad atau iPod Touch versi apapun dengan sistem operasi iOS 3.1.2 atau yang terbaru, dan telepon genggam Android apapun dengan sistem operasi versi 2.2 (Froyo) ke atas. Aplikasi ini dapat diunggah melalui Apple App Store dan Google Play.[2]